Yahoo Janjikan Situs Baru yang Lebih Sosial & Terbuka

16 09 2008
Logo YahooYahoo!: “The era of the walled garden is over”. Konsep dasar ini dipelajari dengan cepat bahkan oleh merek-merek internet terbesar di dunia. Mengikuti jejak AOL.com, Yahoo juga mengumumkan redesain besar yang memungkinkan halaman utamanya untuk dikustomisasi mengikutkan widget-widget yang berinteraksi dengan layanan pihak ketiga. Keputusan ini tentunya sejalan dengan kebijakan Yahoo Open Strategy yang bertujuan untuk menjadikan Yahoo! sebuah platform terbuka di mana pengembang dapat membuat aplikasi yang menampilkan data dari manapun.

Yahoo tidak mengatakan kapan persisnya redesain ini akan diluncurkan, hanya mengatakan bahwa perubahan-perubahan ini akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Executive Vice President of Audience and Product Division Yahoo, Ash Patel mengatakan kepada pers kalau kita “akan melihat perubahan besar yang bertubi-tubi.”

Dengan desain baru tersebut, Yahoo bisa menjadi wadah bagi berbagai macam widget milik saingannya seperti jaringan film Netflix, musik dari iTunes dan Amazon. Mungkin akan menjadi mirip dengan Facebook, tetapi layanan-layanan pihak ketiga bahkan akan lebih ditonjolkan lagi. Coba lihat perubahan signifikan yang akan terjadi pada situs utama milik Yahoo! di bawah ini.

Beranjak dari strateginya saat ini, Yahoo akan mulai untuk melakukan kerja sama dengan berbagai pihak ketiga yang merupakan pemain besar dalam bidangnya. Salah satu keputusan Yahoo ini adalah dengan menutup toko musik DRM-nya dan membuka bagian musik baru yang menampilkan konten dari rekan barunya seperti iTunes, Amazon dan mungkin Rhapsody rekan musik resmi Yahoo.

Yahoo juga berharap kalau kerja samanya dengan Google bisa mendongkrak pendapatannya sebesar US$ 800 juta dan berharap bahwa rencana barunya bisa memuaskan lebih dari 500 juta penggunanya di seluruh dunia atau bahkan menjaring lebih banyak lagi pengguna.





Yahoo Kampanyekan ‘Tombol Kesetiaan’

21 07 2008

Wicaksono Hidayat – detikinet


Screenshot Yahoo (ist.)

Jakarta – Pasca rencana pembelian oleh Microsoft yang gagal, Yahoo terus mendapatkan tekanan. Sebuah ‘tombol kesetiaan’ pun dikampanyekan.

Gagalnya upaya Microsoft membeli Yahoo membangkitkan aksi dari beberapa pemegang saham Yahoo. Jutawan Carl Icahn, salah satu investor Yahoo, mengajukan mosi untuk menggulingkan dewan direksi Yahoo saat ini.

Seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Minggu (20/7/2008), Yahoo pun melawan aksi Icahn dengan membuat ‘tombol kesetiaan’. Di bagian bawah halaman depan Yahoo terpampang pesan ‘Your Yahoo! your Vote‘.

Jika diklik, sebuah halaman akan muncul yang mencoba membujuk pemegang saham Yahoo agar tidak mengikuti mosi Icahn. Halaman itu memampang kutipan dari Icahn yang berbunyi: “It’s hard to understand these technology companies.”

Kutipan itu seperti menegaskan bahwa Icahn tak mengerti Yahoo. Lebih jauh lagi, di halaman yang sama terdapat rincian bagaimana dampak investasi dari Icahn pada perusahaan-perusahaan lain. Disebutkan ada 12 dari 15 perusahaan yang sahamnya turun setelah ‘disentuh’ Icahn.

Dalam pandangan Yahoo, seperti tertulis di halaman tersebut, Icahn akan memasang ‘boneka’-nya sebagai dewan direksi. Kemudian, Icahn akan menjual bisnis pencarian Yahoo ke Microsoft dengan persyaratan yang merugikan pemegang saham Yahoo.

Tombol berwarna kuning keemasan pun tampil di halaman tersebut, yang jika diklik akan menginformasikan cara pemegang saham bisa memilih untuk mempertahankan dewan direksi yang ada saat ini. Ini bagaikan sebuah tombol kesetiaan yang menyatakan bahwa pemegang saham masih percaya pada dewan direksi saat ini.

Akankah langkah Yahoo membuahkan hasil yang diinginkan? Ataukah Icahn yang akan berjaya menggulingkan dewan direksi Yahoo saat ini? Jawabannya akan terungkap pasca penghitungan hasil voting 1 Agustus 2008.

sumber: detikinet.com